This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 26 Mei 2011

Berharap Ada Perubahan

ShareSUNGAILIAT - Sebagian sampel contoh yang diambil Radar Sungailiat atas beberapa orang dari berbagai generasi dan tingkat sosial serta pendidikan, kebanyakan menginginkan adanya perubahan yang signifikan atas pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selama hampir satu minggu, Radsul mencoba untuk mengambil sampel kecil-kecilan partisipasi mengisi angket yang bertemakan "Pandangan terhadap Pemimpin" kepada kurang lebih 100-an responden, yang berada di Sungailiat. Dari 100-an pengisi angket, terdapat hampir 60-an persen menginginkan adanya perubahan sgnifikan pemimpin seperti adanya darah baru, dan sisanya berbagi antara tetap pemimpin yang sekarang dan juga abstain. Radsul mencontohkan, sampel yang diambil dari warga Sungailiat yang masih duduk di sekolah menengah atas, 10 orang. Mereka rata-rata menginginkan perubahan. Walaupun berganti atau tidaknya pemimpin, mereka cuma menginginkan adanya perubahan dengan cara merealisasikan janji-janji jika mereka kampanye. Seperti kata Hartati, salah seorang siswa SMA negeri di Sungailit, dia tidak perduli siapapun yang menjadi pemimpin di Bangka Belitung maupun di Kabupaten Bangka. Yang jelas dia cuma ingin pemimpin tersebut melakukan terobosan baru, tidak hanya mengumbar fatamorgana saja. "Selama ini kan kita milih si itu si ini, rata-rata janji mereka sama, mensejahterakan rakyat. Janji itu bagus, tapi sayangnya terkadang mereka lupa sejahtera itu seperti apa. Sehingga kita-kita ini cuma bisa memegang janji mereka saja, tapi susah minta langsung. Giliran ada anggota dewan, mereka juga lupa kalau ada amanat yang mereka pegang," kata Hartati saat dimintai pendapatnya atas angket yang ia isi. Sama dengan Hartati, Agung, salah seorang siswa SMA swasta ternama di Sungailiat juga beranggapan yang sama. Katanya janji-janji dari pemimpin-pemimpin cuma mimpi yang diumbar segampang mungkin. Tapi jika sudah masuk dan menjadi orang besar, mereka tidak tahu bagaimana cara merealisasikan janji. "Kecewa memang kecewa. Seperti ada program-program yang dulunya menurut kita bagus, tapi kok ndak jalan," sesalnya, yang mengakui bahwa baik itu pilgub maupun pilbup belum ada kesempatan untuk memilih karena kurang umur. Radsul pun mengirimkan angket ke pasar Sungailiat. Di sana sampel angket disebar ke beberapa pedagang dan juga pembeli yang berkesempatan. Narto, salah seorang pedagang makanan, usai mengisi angket cuma senyum-senyum saja. Dia mengaku tidak tahu dan bingung mau ngisi apa. Karena bagi dia kalau diisi pun tidak ada yang mau perduli. "Ya, saya isi sembarangan saja, lah. Toh siapa yang mau perduli. Tapi kalau disuruh milih, yah terserah lah siapa saja, mau yang sekarang kek, mau yang baru kek, terserah, kita Lilahitaala saja," ujarnya sambil sibuk membereskan dagangannya yang baru saja di obok-obok pembeli. Sri Puspita, yang mengaku salah seorang pegawai bank di Sungailiat lebih diplomatis menjawab. Dia hanya memperdulikan kemajuan Kabupaten Bangka saja. dia melihat bukan dari berkembang atau tidaknya, tapi dia melihat dari berhasil atau tidaknya terlebih untuk Kabupaten Bangka. "Wah boleh juga angketnya, saya isi nanti saya kirimkan ke kantor (Radar Sungailiat). Tapi kalau boleh sedikit menyikapi, terserah siapa saja pemimpin kita, tapi saya lihat sekarang sudah maju, kok. Buktinya pembangunan-pembangunan sudah berjalan, sudah ada rencana-rencana ke depan. Saya rasa itu bagus," tutupnya. Sementara Rudi Hasim, yang mengaku sebagai suporter sejati PS Bangka cuma menjawab simpel. Dia cuma ingin PS Bangka di Provinsi Babel bisa menjadi yang terbaik. "Maunya sih yang memimpin, orang yang perduli olahraga," pintanya. (tim) Hasil Angket "Pandangan terhadap Pemimpin" oleh Radsul Ingin Perubahan : 57 Orang Tetap : 31 Orang Abstain : 12 Orang

Yusroni Belum Positif Maju

ShareSUNGAILIAT - Bupati Bangka, Yusroni Yazid SE masih enggan mengomentari terlalu jauh berbagai gosip yang menyebutkan dirinya bakal melaju ke perebutan kursi 1 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2012 mendatang. Diketahui, Yusroni disebut-sebut bakal maju dan bakal bergandengan dengan salah satu nama besar dari Belitung. Lalu bagaimana dia menanggapinya? "Semua harus melalui mekanisme partai, yaitu PPP dan tidak bisa menentang dengan keputusan partai. Kalau PPP memang menghendaki kita maju, tentu pasti maju, namun sebaliknya kalau PPP tidak menghendaki sebagai kader partai tidak berani menentang," itulah katanya. Makanya dia menyimpulkan kepada wartawan bahwa, semua tergantung kepada keputusan partai, karena lagi katanya sebagai awak dari partai mereka haruslah menjunjung tinggi amanah partainya. Itu ia jelaskan kala menghadiri kegiatan pertemuan dengan rombongan Angkatan Laut di Pemkab Bangka, Rabu (25/5). Menurut Yusroni Yazid dirinya kalau ditanya soal siap atau tidak siap, kalau partai sudah menginstruksikan maju, ya mau tidak mau katanya harus maju. ”Ya, semua tergantung partai untuk memutuskan saya boleh maju atau tidak,” tegasnya. Ditambahkan juga olehnya tentu setiap insan partai harus tunduk dengan perintah partai, karena dirinya sudah mencanangkan diri sebagai orang partai dan sudah menggadaikan hak politiknya kepada partai. ”Jadi kalu partai sudah menyerahkan sepenuhnya kepada saya untuk maju, saya pasti maju, namun kalau tidak saya tidak maju. Jadi tergantung pada partai,” pungkasnya. (her/bbg)

Hotel "Mesum" Bakal Disegel

ShareSUNGAILIAT - Ini kabar yang bagus dijadikan renungan bagi hotel dan tempat penginapan lainnya di Sungailiat dan sekitarnya. Karena, menindaklanjuti 5 pasangan mesum yang sempet diciduk tim gabungan Pemkab Bangka di wisma Banyumas Kecamatan Merawang, wisma itu akan disegel. Menurut Kasi Operasional Satpol PP Bangka, Ahmad Suherman Sip MH bahwa tim dari pemkab sudah memanggil dan lalu memeriksa pemilik Wisma Banyumas. Namun disayangkan yang hadir justru anak dari pemilik wisma, namun itu tak menyurutkan niat Pol PP untuk tetap memproses atas dasar melanggar peraturan. "Dari hasil pemeriksaan kita akan menutup Wisma Banyumas untuk tidak beroperasi lagi melakukan kegiatan. Sebab sudah beberapa kali Wisma Banyumas melakukan kesalahan yang sama, yaitu kurang kontrol terhadap tamu, sehingga tamu bebas berbuat apa saja di wisma tersebut. Akan kita laporkan ke bupati dan kita usulkan agar tempat tersebut ditutup," tegas Ahmad. Dijelaskannya lagi, bahwa wisma tersebut dalam operasi melakukan kegiatan tidak memiliki surat izin saat ini, karena surat izin operasional Wisma Banyumas sudah habis setahun lebih dan yang bersangkutan tidak mau mengurusnya. Dengan begitu Wisma Banyumas jelas melakukan pelanggaran mengenai perizinan operasional. Kemudian sering terjadi kejadian-kejadian di wisma tersebut, yang kasusnya rata-rata sama, yaitu berbuat mesum. Untuk itu berdasarkan hasil pemeriksaan telah diputuskan akan kita usulkan ke bupati, agar bupati membuat surat menutup kegiatan di Wisma Banyumas. “Kita tidak bisa lagi memberi kelonggaran kepada pemilik wisma Banyumas, untuk beroperasi lagi, karena berulangkali kejadian dan sudah diperingatkan, namun tidak digubris oleh pemilik Wisma, dan kejadiannya persoalan yang tidak baik terus” tegasnya. Ditambahkan Ahmad bahwa tim terus akan melakukan razia di tempat hotel melati maupun wisma yang ada di wilayah Kabupaten Bangka, sebab disinyalir masih ada ditempat lain yang juga sering dilakukan untuk perbuatan pasangan-pasangan yang tidak resmi dan bukan suami istri. "Untuk itu kita imbau kepada para pemilik wisma ataupun hotel melati, yang surat izin operasionalnya sudah habis segera mengurus surat tersebut dan jangan sampai terlambat mengurus sampai 1 tahun lebih. Kemudian tolong tamu yang datang harap diteliti benar-benar, baik itu mengenai kepemilikan KTP maupun identitas yang lainnya. Jangan sampai identitas tidak jelas, masih juga diterima menginap di wisma atau hotel yang dimiliki. Pemilik hotel melati atau wisma harus lebih hati-hati mengontrol tamunya dan jangan hanya sekedar mencari keuntungan, “ pungkasnya. (her/bbg)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More