This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Berita Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Politik. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Juni 2011

Agung: DPRD Masih Eksis, kok!

ShareSUNGAILIAT - Anggota DPRD Kabupaten Bangka sampai detik ini sudah bekerja dengan maksimal. Setidaknya hal itu diakui oleh salah satu anggota DPRD Bangka, Ir Agung Setiawan. 
Karena menurut dia apa yang telah dilakukan oleh para anggota dewan di lembaga tersebut telah sesuai dengan fungsi dari keanggotaan itu sendiri, di mana mereka punya 3 fungsi, legislatif, pengawasan dan bugdeting.
"Antara lain yang berkaitan dengan anggaran atau bugdetin, berhubungan dengan pengawasan atau kontroling ke lapangan dan legislasi. Dan saat ini masalah legislasi ini yang menjadi sumber masalah kita dalam pembahasan antara eksekutid dan legislatif," keluh Agung.
Maka untuk itu kata dia lagi, perlu ada peningkatan hubungan antara kedua lembaga itu sehingga semuanya dapat berjalan dengan baik, hubungan antar kedua lembaga yang seharusnya berjalan dan manis yang nanti akan berujung tidak adanya ketimpangan dalam pengambilan keputusan.
    "Sementara kondisi yang ada pada anggota legislatif yang ada di Kabupaten Bangka sampai hari ini masih eksis, masih konsisten dan punya komitmen untuk membahas sesuai dengan fungsinya, seperti yang kita lihat selama ini," cuap Agung.

Nah, kata dia, kondisi semacam ini mudah-mudahan dapat dipertahankan sampai akhir masa jabatan ia dan rekan-rekannya di DPRD Bangka. Dan apa yang dilakukan oleh para wakil rakyat dapat mewakili keinginan masyarakat yang mereka wakili. "Apa yang apa kami perjuangkan di sini selama ini semua merupakan tuntutan dari masyarakat dan untuk kepentingan masyarakat itu sendiri," ucapnya lagi.
     Menyikapi adanya keluhan anggota dewan bahwa periode ini kurang giat bekerja dalam menghasilkan sebuah Peraturan Daerah demi untuk kepentingan masyarakat, menurut agung untuk Perda sendiri pembahasannya perlu ada kerjasama yang baik dari pihak pemerintah daerah. Dan dalam pengesahan Perda itu sendiri katanya tidak boleh begitu cepat dan gampang disahkan, karena Perda itu sendiri menyangkut investasi hak orang banyak maka untuk pembahasannya diperlukan waktu yang banyak yang mana, membutuhkan semua pihak untuk dimintai pandangannya.

"Jadi bukan DPRD yang ada sekarang ini tidak membuat Perda, tapi masih banyak masalah-masalah yang harus ditangani dan diselesaikan oleh para wakil rakyat di lembaga ini, kita harus yakin dan berusaha untuk berbuat ang terbaik untuk daerah kita ini," harap Agung.
Pada kesempatan itu juga dia mengharapkan kepada pimpinan dewan mulai sekarang untuk memulai memanaje dengan baik, semua aktifitas yang ada di dewan sehingga, lembaga legislatif yang ada di Kabupaten Bangka sebagai lembaga yang tertua dapat menjadi contoh kepada legislatif daerah lain yang lebih muda. "Jangan sampai ada anggota dewan yang ada di lemabaga ini tidak tunduk dengan aturan dan tata tertib yang mengikat dalam satu aturan yang telah disepakati bersama, yang ada di DPRD Kabupaten Bangka," tutup Agung. (mg08)

Minggu, 12 Juni 2011

Kontraktor Jalan Disorot Dewan

Share

SUNGAILIAT - Masyarakat banyak mengeluh soal pelaksanaan proyek pengaspalan jalan di Kabupaten Bangka..
    Masyarakat menganggap para kontraktor acap kali lalai untuk memperhatikan masalah keselamatan bagi para pengguna jalan. Misalnya lubang-lubang jalan yang akan diaspal digali terlebih dahulu, setelah itu galian ditinggalkan baru dikerjakan setelah beberapa lama. Belum lagi seringnya kontraktor meninggalkan kerjaan mereka tidak rapi, sisa-sisa galian sering berserakan dan sering mengakibatkan kecelakaan terjadi.
    Nah, menanggapi maraknya keluhan tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka khususnya Komisi C selaku mitra kerja bakal menanyakan hal tersebut ke instansi terkait yaitu Dinas Pekerjaan Umum, terutama tentang mekanisme yang dilakukan oleh para kontraktor, sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan. Itu dikatakan salah satu anggota Komisi C, Mulkan, Jumat (10/6).
        "Selain itu juga banyak faktor yang perlu diperhatikan oleh para kontraktor dalam pelaksanaan pengerjaan pengaspalan itu sendiri. Jalan-jalan baru diaspal atau baru ditambal beberapa bulan sudah rusak kembali," sesal Mulkan.
    Memang katanya kondisi cuaca saat ini tidak menentu, terkadang hujan lebat, namun tak jarang panas terik saat pengerjaan proyek berjalan. Namun kata dia, kiranya harus tetap mengutamakan kualitas dalam pengerjaan.
    "Kita pun akan turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi jalan-jalan yang dikerjakan dan kita pun nanti minta bantuan Wartawan untuk ikut dalam kunjungan. Kita akan menanyakan langsung ke pelaksana, kenapa setiap akan melaksanakan pengaspalan kenapa jalan-jalan yang lama harus digali dulu, sehingga pelaksanaan proses pengaspalan dapat memakan waktu yang lama," sesalnya.
    Saat disinggung siapa yang harus bertanggungjawab dengan terjadinya kecelakaan yang dialami masyarakat misalnya jika menabrak gundukan tanah galian atau masuk ke lubang yang digali, yang pertama jelas kata Mulkan adalah menjadi tanggungan pihak pelaksana atau kontraktor yang mengerjakan.
    "Karena ini merupakan kelalaian dari pihak kontraktor karena tidak pernah memikirkan akibat-akibat dari galian yang mereka tinggalkan begitu saja," sesalnya.
    Selain itu juga kata dia, mungkin selama ini kurangnya kontrol dari pihak terkait terhadap kegiatan itu sendiri saat pelaksanaan proyek pengaspalan dikerjakan. "Untuk itu maka kita akan memanggil dinas terkait untuk minta kejelasan dari mereka untuk menjelaskan mekanisme sistem pengerjaan yang bagaimana sih, sebenarnya. Sehingga jangan sampai merugikan masyarakat pengguna jalan lainnya," tandas Mulkan. (mg08)

Dana Parpol Belum Cair Juga

ShareSUNGAILIAT - Dana bBantuan partai politik di Kabupaten Bangka untuk tahun 2011, hingga saat ini belum cair.
    Sementara semua parpol yang ada telah mengajukan laporan pertanggungjawaban untuk mencairkan dana bantuan tersebut.
          Kata Kepala Kantor Kesbanglinmas dan Politik Kabupaten Bangka, teddy Sudarsono, sementara berkas Telah diajukan Ke BPK dan masih dalam proses.
    "Diprediksi dana bantuan untuk parpol itu sendiri akan dapat terealisasi pada bulan Agustus 2011 yang akan datang dan dana tersebut dapat dicairkan melalui Dinas Keuangan dan Pengelolaan Aset Daerah Kabupaten Bangka yang menjadi penanggungjawab masalah keuangan tersebut," kata Teddy.
    Ditambahkannya dana bantuan Parpol itu sendiri akan dapat terealiasasi setelah mendapat keputusan dari BPK dengan menyampaikan laporan verifikasi pertanggungjawaban penggunaan anggaran pada tahun 2010.
          Sementara Belum diverifikasinya dana bantuan itu sendiri oleh BPK karena ada beberapa parpol yang belum melengkapi berkas bantuan penggunaan anggaran pada tahun sebelumnya. Kalau sudah semua katanya, maka proses pencairanan dari dana bantuan untuk parpol untuk tahun 2011 itu sendiri akan dapat segera dicairkan.
    Untuk dana bantuan dana APBD kabupaten Bangka untuk parpol sendiri akan diberikan kepada 10 parpol yang memperoleh Kursi Di DPRD Bangka, sesuai dengan apa yang telah diperoleh dalam pelaksannan pemilu Pada tahun 2008 lalu.
    "Dana akan diberikan untuk parpol itu sendiri untuk satu suara akan dinilai dengan hHarga sebesar Rp 6.021," tutupnya. (mg08)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More